Sebelumnya, menyambung listrik dari jaringan rumah kakaknya, aktivitasnya di rumah cukup terbatas.
“Saya terharu dengan bantuan ini, sekaligus senang, karena sekarang kalau mau setrika listrik tidak jeglek, jadi tidak menyusahkan kakak saya lagi,” ucap dia.
Baca Juga:
Urgensi Krisis Iklim, ALPERKLINAS Apresiasi Keseriusan Pemerintah Wujudkan Transisi Energi Bersih
Buruh pabrik sosis di Plangun ini juga bersyukur kini tidak perlu takut lagi saat pulang pada malam hari. Sebelumnya dirinya sering berlari saat pulang karena kondisi jalan yang gelap gulita.
“Alhamdulillah pabrik dekat dengan rumah. Karena sudah ada listrik, saya bisa tambah lampu di depan. Saya jadi tidak takut karena jalan sekarang sudah terang,” imbuh Rini.
Tak jauh berbeda, Poniyem yang kini rumahnya dapat teraliri oleh listrik ini senang masa depan anaknya bisa lebih cerah. Dengan adanya listrik, maka anak-anaknya dapat belajar waktu malam hari.
Baca Juga:
Di COP29, PLN Perluas Kolaborasi Pendanaan Wujudkan Target 75 GW Pembangkit EBT 2030
“Sebelumnya di rumah tidak ada listrik, jadi gelap. Alhamdulillah sudah terang,” sebut ibu dari dua anak ini.
Melihat antusiasme para penerima bantuan ini, Darmawan tidak lupa mengingatkan agar dapat memanfaatkan energi listrik ini secara bijak.
Pada dasarnya, PLN sadar bahwa hadirnya listrik dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan menggerakkan roda perekonomian.