MKLI.co.id | PT Geo Dipa Energi (Persero) “GeoDipa” melakukan uji sumur (well testing) untuk sumur pertama di Proyek PLTP Patuha pada Sabtu (5/3/2022).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengetahui keadaan sumur dan mendeteksi berapa besar aliran fluida yang dihasilkan.
Baca Juga:
Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN 2026, Jakarta dan Bandung Siapkan Venue
Well testing ini merupakan hal yang wajar dilakukan setelah selesai melakukan pengeboran atau drilling.
Menurut Ahmad Riyan, selaku Project Manager 2, Masyarakat di sekitar PLTP Patuha yang terdiri dari Kampung Kendeng, Kampung Babakan, dan Kampung Pasirwaas, Desa Sugihmukti dipastikan aman dari kegiatan well testing tersebut.
“Karena sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi di masing-masing kampung mengenai apa tujuan dan bagaimana mitigasinya. Masyarakat yang mayoritas bekerja di kebun dan ladang sudah mengetahui untuk menghentikan sejenak kegiatannya dan menuju ke tempat yang berlawanan dengan arah angin,” ungkap Riyan, dalam keterangan resmi GeoDipa, Minggu (6/3/2022).
Baca Juga:
Tebang 10 Pohon Demi Videotron, Lapangan Padel Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 Pohon
GeoDipa sendiri telah melakukan sosialisasi mengenai kegiatan well testing kepada warga masyarakat di wilayah kerja PLTP Patuha satu pekan sebelum pembukaan sumur.
“Sosialisasi ini rutin dan berkelanjutan dilakukan, bukan hanya mengenai kegiatan well testing, namun mengenai potensi bahaya di wilayah tempat tinggal yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung,” jelas Ryan.
Ketua Rukun Warga Rancabolang, Maman, menuturkan bahwa masyarakat antusias dan aktif untuk mengikuti sosialisasi.