Melalui materi tersebut, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mampu menjual produk, tetapi juga mampu membangun cerita, karakter, dan nilai yang membuat produk mereka lebih kuat di pasar.
PLN UIP KLT menilai peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi bagian penting agar UMKM lokal dapat lebih adaptif terhadap perubahan tren, kebutuhan konsumen, dan perkembangan kanal pemasaran.
Baca Juga:
PLN IP Services Makin Agresif Bangun Solusi Energi Bersih dan Kelistrikan Andal
Program Desa Berdaya Saing Prupuk tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga mencakup dukungan sarana dan prasarana serta pengembangan potensi wisata desa.
Dukungan tersebut diarahkan agar potensi Desa Saing Prupuk dapat dikelola secara lebih produktif dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals, khususnya tujuan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Baca Juga:
Jejak EPC PLN IP Services, Garap PLTS Terapung hingga Sistem Kelistrikan Modern
General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Dewanto, mengatakan penguatan UMKM merupakan salah satu langkah penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“PLN tidak hanya membangun infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kalimantan, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Dewanto.
Dewanto menegaskan Program Desa Berdaya Saing Prupuk menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong pelaku usaha lokal agar mampu berkembang bersama potensi daerah yang dimiliki.